Category >> News
Apr
14
Dunhill Dimensions presents SORE in Ports of Lima
Posted by: Soundshine in News | Comment (0)Tagged in: Untagged
Nov
28
PRESS RELEASE
DUNHILL DIMENSIONS
Presents
Konser Album Skenario Masa Muda
WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY
BANDUNG
SABTU, 8 DESEMBER 2007 Jam 19.30
Auditorium RRI Bandung
Gedung RRI, Jl. Diponegoro 46, Bandung
with special performance by Hollywood Nobody
JAKARTA
SELASA, 11 DESEMBER 2007 Jam 19.30
Usmar Ismail Hall
Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI)
Jl. H.R. Rasuna Said kav. C-22, Kuningan
with special short film screening "Di Balik Tjahaya Gemerlap" (Dir.: Edwin) and video projection
GRATIS. TEMPAT TERBATAS. HANYA TERSEDIA 500 UNDANGAN UNTUK DI BANDUNG & 500 UNDANGAN DI JAKARTA
Undangan bisa diambil secara cuma-cuma mulai tanggal 1 Desember 2007 di:
BANDUNG : Monikhouse, Jl. Setiabudi 56, Bandung
JAKARTA : Aksara Bookstore Kemang, Aksara Bookstore Plaza Indonesia, Aksara Bookstore Cilandak Town Square
INFORMASI:
BANDUNG : (022) 2032740 atau (022) 2038668
JAKARTA : (021) 7199288
Organized by SOUNDSHINE
www.soundshineevents.com
Konser Album Skenario Masa Muda
Posted by: Soundshine in News | Comment (0)Tagged in: Untagged
PRESS RELEASE
DUNHILL DIMENSIONS
Presents
Konser Album Skenario Masa Muda
WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY
BANDUNG
SABTU, 8 DESEMBER 2007 Jam 19.30
Auditorium RRI Bandung
Gedung RRI, Jl. Diponegoro 46, Bandung
with special performance by Hollywood Nobody
JAKARTA
SELASA, 11 DESEMBER 2007 Jam 19.30
Usmar Ismail Hall
Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI)
Jl. H.R. Rasuna Said kav. C-22, Kuningan
with special short film screening "Di Balik Tjahaya Gemerlap" (Dir.: Edwin) and video projection
GRATIS. TEMPAT TERBATAS. HANYA TERSEDIA 500 UNDANGAN UNTUK DI BANDUNG & 500 UNDANGAN DI JAKARTA
Undangan bisa diambil secara cuma-cuma mulai tanggal 1 Desember 2007 di:
BANDUNG : Monikhouse, Jl. Setiabudi 56, Bandung
JAKARTA : Aksara Bookstore Kemang, Aksara Bookstore Plaza Indonesia, Aksara Bookstore Cilandak Town Square
- Image folder specified does not exist!
INFORMASI:
BANDUNG : (022) 2032740 atau (022) 2038668
JAKARTA : (021) 7199288
Organized by SOUNDSHINE
www.soundshineevents.com
Sep
18
Crossover Jazztival
Penyelenggaraan Dji Sam Soe Super Premium Jakarta Crossover Jazz Festival 2007 tadi malam bisa dibilang sukses. Soundshine sebagai pihak promotor mengerti benar bagaimana menampilkan pertunjukan musik berkualitas. Walau ada beberapa kekhawatiran dari beberapa pihak, akan tidak begitu ramai jazzer Jakarta yang mengunjungi karena memang dari line up yang ditawarkan cukup asing di telinga. Suatu tantangan yang cukup besar, apalagi tahun ini merupakan pertama kalinya event ini diadakan. Namun di luar dugaan, sambutan yang diperoleh dari antusiasnya pengunjung menjadi salah satu bukti lain bahwa musik crossover memang sudah melanda jazzer tanah air khususnya Jakarta.
Bertempat di The Hall-Senayan City lt.8, terbagi menjadi 2 (dua) area yaitu Dji Sam Soe Lounge yang merupakan tempat para barisan DJ bermain, ditata sedemikian rupa menghasilkan ambience yang cukup groovy dan classy. Area kedua yaitu Dji Sam Soe Hall, dengan ukuran jauh lebih besar dari Dji Sam Soe Lounge, tempat dimana para penampil dengan konsep live show dan live P.A. beraksi, bernuansakan layaknya sebuah area pertunjukan musik lengkap dengan panggung dan layar berukuran besar. Masih dilengkapi dengan booth “Tattoo & Photo Session”, “Create Your Own Ring Tone” dan “Made by Me T-Shirt”.
Walau acara sempat tertunda beberapa menit karena memang cuaca malam itu agak kurang mendukung, namun para jazzer yang datang tetap semangat ditambah lagi rasa penasaran mereka akan line up internasional yang merupakan icon musik crossover dunia. Kedua area di buka oleh penampilan beberapa DJ lokal yang mulai memanaskan suasana yaitu DJ Glen (Melting Pod), DJ Ebby (Melting Pod), DJ HGH (Melting Pod), DJ DXXXT (FFCUTS) dan DJ Egga (FFCUTS).
Band pertama yang tampil di Dji Sam Soe Hall adalah Sister Duke yang merupakan satu-satunya band lokal. Band yang dimotori oleh Nengah Kristarini (vokal) dan didukung oleh barisan additional player berkualitas : Uce Haryono (drum), Dion (gitar), Doni Sunjoyo (bass) dan Doni (keyboard) mampu membuat sebagian jazzer bergoyang mengiringi beberapa original song.
Penampilan luar biasa ditunjukan oleh trio asal Jepang : Takumi (keyboard), Tsuyoshi (gitar & bass) dan Shige (drum) yang tergabung dalam Cro-Magnon yang tampil sangat prima. Band yang mengusung aliran crossover hip jazz dipadukan dengan elemen – elemen house, jazz, funk, reggae dan unsur elektronik lainnya ini benar – benar membuat semua jazzer tak bisa berdiam diri untuk bergoyang. Membawakan beberapa anthem dari 2 (dua) album mereka : “The Great Triangle” (2007) dan “Cro-Magnon” (2006). Crowd semakin memanas ketika di sela – sela penampilan Cro-Magnon, hadir Stax Groove yang benar – benar menunjukkan “how to pump the dance floor with the real way to dance”. Sebuah suguhan unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Aksi lain yang ditunggu – tunggu adalah Koop, duo asal Swedia pengusung jazz & love romantic electronica yang tampil dalam format full band. Dengan membawakan beberapa hits dari album “Koop Island” (2006), “Waltz For Koop” (2002) dan “Sons Of Koop” (1997). Malam tadi mereka menampilkan salah satu keunggulan band ini yaitu menyuguhkan musik swing dengan paduan unsur elektronik semi orkestra lengkap dengan penampilan solo para additional player nya. Beberapa mood jazzer yang menonton sempat turun karena bisa dibilang Koop sedikit ‘berbeda’, disebabkan beat yang dimainkan tidak ‘sepadat’ penampil lain.
Di area Dji Sam Soe Lounge tampil barisan DJ yang merupakan trendsetter musik crossover dunia, mereka adalah DJ Masaya (Jepang), DJ Daz I Kue, DJ Afronaught dan MC Motet (Inggris) yang merupakan personel dari Bugz In The Attic yang tampil membawakan beberapa original & cover anthem yang berhasil menghentak penjuru ruangan. Keseluruhan acara berakhir di area ini, nampak berbaur para pengisi acara yang telah tampil dengan para jazzer yang semakin betah menikmati musik yang disuguhkan.
Tepat sekali “Pump Up The Jazz” dipilih sebagai tagline dari festival yang rencananya akan diadakan setiap tahun ini. So, see you at Dji Sam Soe Super Premium Jakarta Crossover Jazz Festival 2008. (AldiTama)
Baca info jazz lainnya hanya di www.djisamsoe.com (jazz lines)
Aldila Pratama (+62 8138 2626992, +62 21 92778215)
- managing director for mymusicentertainment
- road manager for the groove reunion & rieka roeslan n eclectic messkeepers
- professional mc & freelance contributor for www.djisamsoe.com (jazz link)
Review Lengkap Dji Sam Soe Super Premium Jakarta Crossover Jazz Festival 2007
Posted by: Soundshine in News | Comment (0)Tagged in: Untagged
Penyelenggaraan Dji Sam Soe Super Premium Jakarta Crossover Jazz Festival 2007 tadi malam bisa dibilang sukses. Soundshine sebagai pihak promotor mengerti benar bagaimana menampilkan pertunjukan musik berkualitas. Walau ada beberapa kekhawatiran dari beberapa pihak, akan tidak begitu ramai jazzer Jakarta yang mengunjungi karena memang dari line up yang ditawarkan cukup asing di telinga. Suatu tantangan yang cukup besar, apalagi tahun ini merupakan pertama kalinya event ini diadakan. Namun di luar dugaan, sambutan yang diperoleh dari antusiasnya pengunjung menjadi salah satu bukti lain bahwa musik crossover memang sudah melanda jazzer tanah air khususnya Jakarta.
Bertempat di The Hall-Senayan City lt.8, terbagi menjadi 2 (dua) area yaitu Dji Sam Soe Lounge yang merupakan tempat para barisan DJ bermain, ditata sedemikian rupa menghasilkan ambience yang cukup groovy dan classy. Area kedua yaitu Dji Sam Soe Hall, dengan ukuran jauh lebih besar dari Dji Sam Soe Lounge, tempat dimana para penampil dengan konsep live show dan live P.A. beraksi, bernuansakan layaknya sebuah area pertunjukan musik lengkap dengan panggung dan layar berukuran besar. Masih dilengkapi dengan booth “Tattoo & Photo Session”, “Create Your Own Ring Tone” dan “Made by Me T-Shirt”.
Walau acara sempat tertunda beberapa menit karena memang cuaca malam itu agak kurang mendukung, namun para jazzer yang datang tetap semangat ditambah lagi rasa penasaran mereka akan line up internasional yang merupakan icon musik crossover dunia. Kedua area di buka oleh penampilan beberapa DJ lokal yang mulai memanaskan suasana yaitu DJ Glen (Melting Pod), DJ Ebby (Melting Pod), DJ HGH (Melting Pod), DJ DXXXT (FFCUTS) dan DJ Egga (FFCUTS).
Band pertama yang tampil di Dji Sam Soe Hall adalah Sister Duke yang merupakan satu-satunya band lokal. Band yang dimotori oleh Nengah Kristarini (vokal) dan didukung oleh barisan additional player berkualitas : Uce Haryono (drum), Dion (gitar), Doni Sunjoyo (bass) dan Doni (keyboard) mampu membuat sebagian jazzer bergoyang mengiringi beberapa original song.
Penampilan luar biasa ditunjukan oleh trio asal Jepang : Takumi (keyboard), Tsuyoshi (gitar & bass) dan Shige (drum) yang tergabung dalam Cro-Magnon yang tampil sangat prima. Band yang mengusung aliran crossover hip jazz dipadukan dengan elemen – elemen house, jazz, funk, reggae dan unsur elektronik lainnya ini benar – benar membuat semua jazzer tak bisa berdiam diri untuk bergoyang. Membawakan beberapa anthem dari 2 (dua) album mereka : “The Great Triangle” (2007) dan “Cro-Magnon” (2006). Crowd semakin memanas ketika di sela – sela penampilan Cro-Magnon, hadir Stax Groove yang benar – benar menunjukkan “how to pump the dance floor with the real way to dance”. Sebuah suguhan unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Aksi lain yang ditunggu – tunggu adalah Koop, duo asal Swedia pengusung jazz & love romantic electronica yang tampil dalam format full band. Dengan membawakan beberapa hits dari album “Koop Island” (2006), “Waltz For Koop” (2002) dan “Sons Of Koop” (1997). Malam tadi mereka menampilkan salah satu keunggulan band ini yaitu menyuguhkan musik swing dengan paduan unsur elektronik semi orkestra lengkap dengan penampilan solo para additional player nya. Beberapa mood jazzer yang menonton sempat turun karena bisa dibilang Koop sedikit ‘berbeda’, disebabkan beat yang dimainkan tidak ‘sepadat’ penampil lain.
Di area Dji Sam Soe Lounge tampil barisan DJ yang merupakan trendsetter musik crossover dunia, mereka adalah DJ Masaya (Jepang), DJ Daz I Kue, DJ Afronaught dan MC Motet (Inggris) yang merupakan personel dari Bugz In The Attic yang tampil membawakan beberapa original & cover anthem yang berhasil menghentak penjuru ruangan. Keseluruhan acara berakhir di area ini, nampak berbaur para pengisi acara yang telah tampil dengan para jazzer yang semakin betah menikmati musik yang disuguhkan.
Tepat sekali “Pump Up The Jazz” dipilih sebagai tagline dari festival yang rencananya akan diadakan setiap tahun ini. So, see you at Dji Sam Soe Super Premium Jakarta Crossover Jazz Festival 2008. (AldiTama)
Baca info jazz lainnya hanya di www.djisamsoe.com (jazz lines)
Aldila Pratama (+62 8138 2626992, +62 21 92778215)
- managing director for mymusicentertainment
- road manager for the groove reunion & rieka roeslan n eclectic messkeepers
- professional mc & freelance contributor for www.djisamsoe.com (jazz link)
Latest Updates
- Ticket Box Beatfest 2010: Belle and Sebastian X Ed Banger Party
- BEATFEST : Belle and Sebastian Live in Concert! + ED BANGER PARTY!
- TOJ 2010 Best of Jakarta Awards for Best Party Night, Winner : Beatfest 2010!
- San Miguel Light Presents Idjut Boys
- SOUNDSATIONS : Kings of Convenience & Jens Lekman. Sold Out!
